Ingat Lagi Jasa-Jasa Polisi di Hidup mu!

Kenapa tiba-tiba orang jadi benci sama Polisi setelah bergelut dengan KPK. Saya ingin mengajak orang-orang untuk coba mengingat-ingat jasa polisi dengan menjawab pertanyaan "Selama hidup, apa jasa-jasa polisi di hidup mu?"...

Saya berpikir keras menjawab pertanyaan ini. Pertama kali saya berhubungan dengan yang namanya polisi, waktu duduk dibangku SMA. Saya bersekolah di SMA Negeri 2 Makassar, sementara rumah saya terletak di pedalaman Antang, karena jarak yang cukup jauh inilah mengharuskan saya berkendara motor, dan harus punya SIM (Surat Izin Mengendarai).

Mungkin ini salah satu jasa polisi terhadap saya. Dengan ikhlas dan bertanggung jawab saya dibuatkan SIM walau umur saya belum cukup 18 tahun. Saya harus berterima kasih untuk itu. Bayangkan kalo saya tidak punya SIM, berapa uang yang harus terbuang ketika kena TILANG.

Lanjut, di masa-masa kuliah, saya sering dibantu sama polisi. Pernah sekali, STNK saya tertukar sama STNK motor bapak saya. Dengan baik hati, sang polisi tidak menilang saya. Saya cukup bayar Rp.20.000, harga yang begitu murah ketimbang harus berhubungan dengan ribetnya pengadilan. Dan yang paling dahsyat, saya pernah melanggar rambu di sekitar UNM, karena uang di kantong saya cuma Rp.3000, saya cuma disuruh beli 3 mountea gelas buat Pak Polisi, sungguh mereka baik hati.

Cerita lain, waktu rumah kakak saya kemalingan, polisi datang ke TKP, Polisi ambil sidik jari yang kiranya masih tersemat di gagang pintu, terus dibuatkan berita acara. Keponakan saya yang masih cadel (umurnya 2 tahun) juga dimintai keterangan, mungkin karena celengan keponakan saya ikut hilang. Entah, sampai hari ini kasusnya tidak dilanjut. Mungkin karena kejadiannya pasca lebaran, jadi polisi memaafkan si maling, sungguh jiwa polisi pemaaf bukan?

Pada saat saya melamar kerja, saya juga sempat tes bebas narkoba. Saya tinggal kumpulin air kencing di tabung yang disediakan. Saya disuruh menunggu di salah satu ruangan, bim salabim, tabung air kencing yang masih berada di meja ruangan tempat saya menunggu belum di-check, surat keterangan bebas narkoba saya sudah jadi, lengkap dengan invoice/tagihan yang harus saya bayar. Pelayanan yang cepat dan memuaskan.

Selain itu semua, polisi juga dengan bijaksana membuka lowongan kerja. Ada berapa banyak Pak Ogah yang akhirnya bisa menghidupi keluarga mereka berkat Polisi. Kalo saja Polisi mau mengambil lahan rezeki Pak Ogah yang mengatur jalan, mungkin angka kemiskinan akan meningkat. Makin miskinlah negeri ini. Untung Polisi baik hati.

Melihat itu semua, entah kenapa, polisi begitu berjasa di hidup saya. Mungkin karena kakek saya adalah seorang polisi. Meskipun agak sulit membuktikannya, karena kakek saya sudah meninggal waktu saya masih balita. Tapi bisa saja, polisi punya database daftar cucu dan cicit polisi.

Sekarang, kamu berani menjawab pertanyaan "Apa jasa-jasa polisi di hidup mu?"

Related

personal 6142053197633275828

Posting Komentar

emo-but-icon

RECENT

POPULAR

COMMENT

INFO

RANDOM POST

item